Puisi Rindu Ramadhan Terbaru 2013

Kumpulan Puisi Rindu Ramadhan 2013. Sebagai salah satu bentuk kerinduan kita, marilah kita baca puisi-puisi rindu ramadhan. Puisi puasa ramadhan 2013 yang sangat indah dan menyentuh hati yang ditulis oleh salah satu santri di PP Roudlatut Tholabah Genteng, Banyuwangi yakni Panji Sadewo.

Silakan langsung saja Anda simak Puisi-puisi Rindu Ramadhan berikut ini. Semoga bermanfaat bagi Anda semua.


 Menunggu Langit Terbakar Hilal

Aku katakan pada rembulan:

Ya . . .
Sama dengan pijarmu malam ini
Tertutup belukar langit kelam kelabu

Suara suara terdengar berat
Angin dan udara pun berat
Pada ayat-ayat suci sama kita berharap

Juga sama sepertimu
Aku menabrak kabut kukuh buta

Ya . . .
Malam ini kita sama redup
Enggan menangis enggan merintih
Menunggu bulan baru setelah penghabisan
Dan langit merah kala belukar di langit dibersihkan

Ya . . .
Bagaimanapun juga, tetap berat menunggu
Tetap berat

RTS, Gubuk 7, Juli 2012


Senandung Manusia Pinggir Peradaban

diam dan diam
di pinggiran
kami menunggu rembulan
berubah jadi baru

bergerak dan bergerak
di emperan
kami menunggu mendung
menepi dari malam

geliat dan geliat
di ujung iman
kami menunggu Ramadhan
merudungi kami yang telanjang

gumam dan gumam
di atas tanah Tuhan
kami di pinggiran
dan kami merindukan ramadhan

malam ini
malam ini
malam ini
Ramadhan kumohon datang

Banyuwangi, Juli 2012


Marhaban Yaaa Ramadhan. Sungguh bahagianya hati ini dengan datangnya bulan suci ramadhan 2013. Sudah lama ku merindukanmu wahai bulan suci ramadhan. Akhirnya kini datang juga. Ohh… bahagianya hati ini.

Marhaban Yaa Ramadhan. Tentunya kita semua merindukan bulan yang penuh ampunan, bulan yang penuh rahmat, ohh bulan ramadhan 2013.

0 Response to "Puisi Rindu Ramadhan Terbaru 2013"

Poskan Komentar